BNP Aceh Intensifkan Pengawasan Jalur Tikus

BNP Aceh Intensifkan Pengawasan Jalur Tikus

IDI - Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasser MH, mengatakan pihaknya sedang mengintensifkan pengawasan terhadap jalur-jalur tikus (jalur tak resmi transportasi laut dan sungai-red) yang di Aceh Timur banyak digunakan sebagai jalur masuknya narkotika dari luar negeri ke Aceh, untuk kemudian didistribusikan lagi ke sejumlah daerah di Indonesia.

“Jalur-jalur tikus ini sedang kami intensifkan pengawasannya. Karena sering digunakan untuk memasok narkoba dari luar negeri, seperti yang didapat beberapa waktu lalu di daerah ini, dengan barang bukti sabu-sabu mencapai 167 Kg,” ungkap Kepala BNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasser MH.

Untuk mencegah masuknya narkotika melalui jalur perairan Selat Malaka ini, BNP Aceh juga terus berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Timur dan pihak terkait lainnya. Seperti yang dilakukan kemarin, yakni dengan menandatangani Nota Kerjasama Pelaksanaan Kebijakan Strategi Program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba(P4GN) antara BNP Aceh dengan Pemkab Aceh Timur.

Setelah penandatanganan MoU kerjasama dengan Pemkab Aceh Timur, BNP Aceh juga mendorong upaya pencegahan, pembinaan, dan penguatan lembaga-lembaga masyarakat, agar bersama-sama memerangi narkoba.

Bupati Aceh Timur, H Hasballah HM Thaib yang akrab dipanggil Rocky, menyatakan sangat mendukung langkah BNP Aceh dan siap bekerjasama dalam memberantas narkoba di Aceh, khususnya di Aceh Timur.

“Mudah-mudahan kerjasama yang baik antara BNP Aceh dengan Forkopimda Aceh Timur ini berjalan tanpa hambatan. Karena upaya pemberantasan narkoba merupakan ranahnya BNN dan Polri,” ungkap Rocky.

Sementara, kontribusi Pemkab Aceh Timur hanya bisa dilakukan dengan melakukan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba baik di lembaga pendidikan maupun di lembaga lingkungan masyarakat. “Hal ini sudah kami lakukan sejak tahun 2012 lalu,” ungkapnya.

Kutip (aceh.tribunnews.com).