Polisi Tangkap Teman Facebook Curi Sepmor

Polisi Tangkap Teman Facebook Curi Sepmor

LHOKSUKON – Petugas Polsek Baktiya Barat, Aceh Utara, dibantu Polsek Peusangan Bireuen, berhasil meringkus Handa Rizki (25), pemuda asal Geulanggang Baroeh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, di rumahnya pada Senin (8/1) sekira pukul 20.00 WIB. Selain itu, polisi juga meringkus Iwan Lestariko (23), warga Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, yang membeli sepmor curian tersebut dari Handa Rizki.

Diberitakan sebelumnya, Nurul Maulida (19), gadis Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, pada 30 Desember 2017 melaporkan Handa Riki (22) ke aparat kepolisian. Soalnya, pria yang baru dikenalnya sekitar 10 hari melalui media sosial Facebook nekat membawa kabur sepeda motor (sepmor) jenis vario milik korban.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Musa kepada Serambi kemarin menyebutkan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang keberadaan yang bersangkutan di rumahnya. Lalu, petugas Polsek Baktiya Barat berkoordinasi dengan personel Polsek Peusangan, Bireuen.

“Lalu petugas Bireuen langsung menangkap, kemudian tersangka kita amankan,” ujar Kapolsek Baktiya Barat. Tersangka mengaku sudah menjual sepeda motor (sepmor) vario milik Nurul Maulida kepada Iwan Lestariko (23), warga Desa Blang Seuntang, Kecamatan Bukit. Lalu petugas langsung menuju Bener Meriah untuk menangkap penadah sepmor tersebut.


–– ADVERTISEMENT ––

Polisi juga berhasil mengamankan sepmor vario nomor polisi BL 3166 KP yang sudah diganti platnya oleh tersangka. “Tersangka mengaku sebelumnya kepada Nurul Maulida tinggal di Aceh Timur. Tapi polisi berhasil mendeteksi alamat tersangka dan identitas sebenarnya. Setelah membawa kabur sepmor tersebur ke Bireuen, kemudian tersangka langsung menjualnya Rp 3,5 juta,” katanya.

Ditambahkan Kapolsek Baktiya Barat, setelah berhasil mengamankan kedua tersangka bersama barang bukti, polisi langsung membawa keduanya ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut. “Keduanya sekarang sedang diperiksa dalam kasus itu, kemudian keduanya nanti akan kita limpahkan ke Mapolres untuk proses penyidikan,” katanya.

Kapolsek Baktiya Barat Iptu Musa juga menyebutkan, meskipun sudah berhasil menangkap dua tersangka dalam kasus tersebut, tapi ada tersangka lain dalam kasus tersebut. Namun, pihaknya belum berhasil ditangkap.

“Satu orang lagi yang terlibat dalam kasus tersebut sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kapolsek Baktiya Barat. Aparat kepolisian saat ini sedang memburu orang yang juga diduga berperan dalam kasus kejahatan ini.


kutip (aceh.tribunnews.com)