Polisi Tangkap Truk Kayu Ilegal

Polisi Tangkap Truk Kayu Ilegal

JANTHO - Tim Opsnal Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Aceh Besar, Selasa (17/10) sekitar pukul 21.00 WIB, menangkap truk BL 1094 BQ yang diduga mengangkut kayu ilegal. Bersama truk yang mengangkut 19 batang kayu gelondongan campuran itu, polisijuga mengamankan sopir bersama dua kernetnya.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, kepada Serambi, Rabu (18/10), mengatakan, penangkapan truk kayutersebut dipimpin Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM dan Kasat Intelkam, Iptu Supriadi SSos. Tiga orang yang diamankan, sebut AKBP Heru, yaitu Ar (40) selaku sopir yang tercatat sebagai warga Gampong Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, dan dua kernetnya masing-masing Mi (47), warga Rabeu dan KA (20) asal Lamtrieng, kecamatan yang sama.

Dijelaskan, saat tim opsnal Satuan Reskrim dan Satuan Intelkam melaksanakan patroli bersama di Jalan Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, tiba-tiba melintas truk BL 1094 BQ. “Truk itu langsung dihentikan dan begitu dilihat ternyata muatannya kayu gelondongan yang diduga ilegal. Karena tak dapat memperlihatkan dokumen yang sah, sopir dan dua kernetnya bersama truk muatan kayu gelondongan itu langsung diamankan ke Mapolres Aceh Besar untuk penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB, lanjut AKBP Heru, Kapolsek Seulimuem, Ipda Andri Yolandha bersama Camat Drs Marjoni MM dan Danramil Mayor Mukalil menemukan 23 batang kayu berbentuk balok jenis campuran yang diduga hasil pembalakan liar di wilayah hutan lindung pergunungan Seulawah di Kecamatan Seulimeum.

“Besar dugaan, kayu-kayu itu hasil illegal logging dari pergunungan Seulawah. Di lokasi tidak ditemukan seorang pun pelaku. Selanjutnya penemuan itu diinformasikan ke Muspika Seulimuem sebelum dibawa ke polsek. Kini, kayu itu dibawa ke Polres Aceh Besar dan kami masih melakukan penyelidikan,” tutup AKBP Heru.


(aceh.tribunnews.com)