SATGAS POLDA ACEH DAN POLRES BIREUEN BERHASIL UNGKAP KASUS KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA

SATGAS POLDA ACEH DAN POLRES BIREUEN BERHASIL UNGKAP KASUS KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA

Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Bireuen berhasil mengungkap dan melumpuhkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan AR (50), setelah terjadi baku tembak dijalan Banda Aceh – Medan Keude Trieng Gadeng Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (19/9) sekitar Pukul 18.00 Wib.

Baku Tembak tersebut terjadi, setelah satuan tugas gabungan Polda Aceh dan Polres Bireuen mendapatkan informasi bahwa AR dan pengikutnya menggunakan mobik Toyota jenis Avanza BL 1342 R Warna Hitam keluar dari bukit cerana kecamatan simpang mamplam menuju kearah banda aceh.

Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melakukan pelacakan dan pengejaran, hingga akhirnya terjadi baku tembak diwilayah tring gadeng kabupaten pidie jaya.

Akibat kejadian tersebut, AR meninggal dunia bersama dua pengikutnya yakni Z dan H, sedangkan WN kritis dan WO diamankan dalam keadaan selamat.

Seperti diketahui, Pasca beredarnya video diyoutube Kelompok Kriminal bersenjata bersenjata (KKB) Pimpinan AR mengatas namakan dirinya sebagai Mujahidin, tujuannya untuk mendeklarasikan upaya mendirikan negara islam yang akan memerangi orang kafir.

Selepas dari beredarnya video youtube tersebut, Kelompok ini juga pernah melakukan penyandraan terhadap warga dengan meminta tebusan didesa ie rhop timu kecamatan simpang mamplam pada (16/9) setelah adanya negosiasi korban akhirnya dilepaskan.

Dari pengembangan video dan laporan korban, Akhirnya Polda Aceh dan Polres Bireuen pada (16/9) membentuk Satgas guna memburu Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut.

Selama Pemburuan dilakukan, Satgas menyampaikan himbauan kepada kelompok tersebut untuk menyerahkan diri, hasilnya 6 pengikut KKB tersebut menyerahkan diri kepolres bireuen berikut dengan 1 senjata AK 46 dan 1 magazen.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.I.K, M.Si., didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, S.I.K., membenarkan tentang pengungkapan kasus KKB tesebut saat konferensi Pers, Jum’at (20/9).

Dihadapan Awak Media, Kapolres memperlihatkan berbagai barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 2 senjata AK 46 dan 3 magazen, 1 senjata genggam revolver beserta 9 amunisi, 112 peluru aktif, uang tunai, Golok, HP dan sejumlah barang bukti lainnya yang didapatkan didalam mobil kelompok tersebut.

 Kutip (www.tribratanewspolresbireuen.com)