Wakapolda Aceh Resmi Tutup Aceh Police Expo Ke-2

Wakapolda Aceh Resmi Tutup Aceh Police Expo Ke-2

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Supriyanto Tarah, malam tadi resmi menutup pameran Aceh Police Expo ke-2 tahun 2018, yang telah digelar selama 5 hari di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Penutupan pameran ini Senin malam tadi (9/7/2018) itu turut dihadiri oleh Irwasda Polda Aceh, sejumlah Pejabat Utama polda aceh, para Kapolres, personil Polda Aceh, para pejabat instansi terkait dan disaksikan oleh berbagai lapisan masyarakat lainnya.


Penutupan event tersebut yang diawali dengan pembacaan pemenang hadiah utama berupa sepeda motor dan pengundian doorprize lainnya oleh Wakapolda, kemudian juga turut dimeriahkan oleh penampilan penyanyi ternama aceh yakni Rafli Kande dan hiburan lainnya.


Selain itu juga turut dipertunjukkan testimoni masyarakat dari berbagai profesi yang menyampaikan opininya tentang seputaran pelaksanaan pameran Aceh Police Expo 2 yang digelar sejak 5 hingga 9 Juli 2018.

Wakapolda saat penutupan Pameran itu menyampaikan pada pergelaran expo kali ini telah menyaksikan berbagai pementasan dan gambaran serta pengenalan tentang fungsi dan alat-alat khusus kepolisian, dengan harapan masyarakat lebih memahami berbagai bidang dan fungsi kepolisian.

“Selain itu, berbagai instansi pemerintah dan swasta juga telah menampilkan kreatifitas dan inovasi dari masing-masing bidang dan daerahnya melalui produk-produk usaha kreatif dengan memberdayakan potensi dan komoditi lokal yang ada.

Sehingga melalui tersebut diharapkan akan dapat lebih mendekatkan masyarakat dengan Polri dan seluruh jajaran pemerintahan sehingga terjalinnya kemitraan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wakapolda.

Dikatakan Wakapolda, pada Aceh Police Expo 2 kali ini, juga diisi dengan kegiatan zikir akbar dan nonton bareng piala dunia serta pementasan seni tari dari masing-masing daerah, kegiatan itu dilaksanakan untuk memupuk kecintaan terhadap seni budaya daerah dan nasional, sehingga akan menggugah kepedulian untuk selalu memelihara dan melestarikan budaya nasional yang dimiliki oleh masyarakat Aceh.

“Saya yakin dan percaya semua telah berupaya semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik, namun kepada semua peserta yang belum terpilih jangan berkecil hati, akan tetapi jadikan pengalaman kali ini untuk evaluasi pada kesempatan yang akan datang,” harap Wakapolda.


kutip (www.tribratanewsaceh.com)