Zikir Akbar di Polda Aceh Dihadiri Ribuan Jamaah

Zikir Akbar di Polda Aceh Dihadiri Ribuan Jamaah

Zikir Akbar (Rateeb Siribee) dan Pengkajian Tauhid Tasawuf yang digelar di lapangan depan Mapolda Aceh pada Jum,at malam (18/10/219) sekira pukul 20.30 WIB dihadiri ribuan jamaah.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, S. I. K. mengatakan, jamaah yang menghadiri kegiatan itu berasal dari berbagai daerah di Aceh termasuk personel Polda Aceh.

Dari jamaah yang hadir tersebut juga termasuk Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Rio S. Djambak, Wakapolda, Irwasda dan Para Pejabat Utama Polda Aceh.

“Kemudian yang hadir adalah Wali Nanggroe, unsur Forkopimda Aceh, Pejabat TNI, Para Pejabat Instansi terkait, Para Ulama, tokoh agama, akademisi,mahasiswa dan para undangan stake holders lainnya, jelas Kabid Humas.

Digelarnya zikir akbar tersebut adalah dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda. Sementara Ketua Panitia zikir akbar adalah Dedi Saputra yang merupakan Pengurus BEM Unsyiah.

Zikir akbar itu diisi dengan aneka kegiatan, meliputi pembacaan ayat suci Al-qur’an sekaligus shalawat badar, laporan Ketua Panitia, pelantikan pemuda-pemudi dan mahasiswa pencinta Pengkajian Tauhid Tasawuf, deklarasi pemuda-pemudi dan mahasiswa Aceh, pembacaan makalah Abuya Syehk H. Amran Waly Al-Khalidy, ceramah, zikir akbar dan Rateeb Sirebee serta pembacaan do’a, pungkas Kabid.

Dengan digelarnya zikir akbar ini juga memohon kepada Allah SWT, agar kondisi kamtibmas di Provinsi Aceh khususnya, selalu aman dan kondusif, kata Kabid Humas.

Sebelumnya dalam konferensi pers, Ketua zikir akbar Dedi Saputra di antaranya mengatakan, zikir akbar yang digelar tersebut turut mengundang Forkopimda Aceh dan dihadiri serta ceramah oleh Abuya Syekh Amran Wali Al-Khalidy Pimpinan Majelis Pecinta Tauhid Tasawuf Asia Tenggara.

Kemudian zikir akbar ini bertujuan untuk mengembalikan marwah kesufian di Aceh khususnya di kalangan pemuda, karena sejatinya pemuda hari ini pemimpin masa depan. Untuk menyongsong kepemimpinan tersebut selain kecerdasan intelektual, kecerdasan moril dan spiritual sangat menentukan, pungkas Dedi.

Zikir akbar dan Pengkajian Tauhid Tasawuf yang digelar di Mapolda Aceh pada Jum’at malam itu, diwarnai shalat Isya berjamaah, penyerahan plakat dan diakhiri dengan foto bersama.


Kutip (www.tribratanews.com)