BIDANG OPERASIONAL OPERASI

KEPOLISIAN DAERAH ACEH


1)Visi

   Mewujudkan Biro Operasi Polda Aceh sebagai Penyelenggara manajemen bidang Operasional Kepolisian yang profesional yang didukung dengan peralatan sarana prasarana, Untuk dapat memberikan pelayanan / pengendalian kepada Satwil secara cepat, efektif dan efisien guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Aceh.

 

2)Misi

 a) Menyelenggarakan manajemen operasional Kepolisian yang meliputi perencanaan, administrasi dan pengendalian Operasi Kepolisian termasuk tindakan Kontijensi secara     cepat, efektif dan efisien dengan memanfaatkan Sarana dan Prasarana yang ada.

b) Menyelenggarakan manajemen pelatihan satuan dan pelatihan pra operasi termasuk kerjasama pelatihan dalam rangka keberhasilan pelaksanaan operasi Kepolisian.

c) Menyelenggarakan koordinasi administrasi dan pengendalian operasi termasuk pengumpulan, pengolahan dan penyajian data operasional serta GK.

d) Menyusun dan melaksanakan Hubungan dan Tata Cara Kerja (HTCK) pembinaan dan perawatan tahanan dengan fungsi terkait guna terwujudnya pembinaan dan           perawatan tahanan yang menghormati Hak Azasi Manusia.

e) Mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif baik pada tahap Pra Ops maupun tahap akhir Ops Kepolisian.

f) Menerima Laporan/pengaduan dari satwil, permintaan pertolongan SAR yang berintensitas tinggi serta penanggulangan Bencana Alam.

g) Menindak lanjuti Kebijaksanaan Kapolda Aceh yang berhubungan dengan peyelenggaraan manajemen Operasi  Kepolisian Terpusat, Operasi Kewilayahan Kendali Pusat dan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi kejahatan yang temasuk dalam kejahatan Konvensional, Transnasional, kejahatan terhadap kekayaan negara, termasuk Korupsi dan kejahatan yang berimplikasi Kontijensi.

h) Melaksanakan Kegiatan dan Operasi Kepolisian yang digelar diseluruh Wilayah Polda Aceh dalam menekan angka Gangguan Kamtibmas dan upaya menanggulangi kejahatan tertentu yang sifatnya meresahkan Masyarakat sehingga diharapkan tercapai situasi yang aman dan kondusif.

i) Mengoperasionalkan sistem Early Warning System ( EWS ) yang digelar mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda Aceh dan Satwil Jajaran, untuk memberi pemberitahuan dini terjadinya Bencana Alam sekaligus upaya tindakan dini dalam penanggulangannya.